Microsoft Word 2016 adalah perangkat lunak pengolah kata yang sangat kuat dan fleksibel, memungkinkan pengguna untuk membuat dokumen dengan tampilan profesional. Salah satu aspek terpenting dalam menciptakan dokumen yang rapi dan mudah dibaca adalah kemampuan untuk menguasai format. Artikel ini akan memandu Anda melalui berbagai cara mengubah format di Word 2016, mulai dari pengaturan dasar hingga fitur yang lebih canggih.
Pendahuluan: Mengapa Format Penting?
Format dokumen bukan sekadar estetika; ia memainkan peran krusial dalam kejelasan, keterbacaan, dan profesionalisme. Dokumen yang terformat dengan baik lebih mudah dipahami, pesan yang ingin disampaikan menjadi lebih efektif, dan audiens akan memiliki kesan positif terhadap pekerjaan Anda. Bayangkan sebuah esai tanpa paragraf atau daftar tanpa poin-poin yang jelas – tentu akan membingungkan. Oleh karena itu, menguasai cara mengubah format di Word 2016 adalah keterampilan fundamental bagi siapa saja yang bekerja dengan dokumen.
Bagian 1: Mengatur Halaman dan Teks Dasar
Sebelum masuk ke detail yang lebih rumit, mari kita mulai dengan elemen format yang paling mendasar: pengaturan halaman dan teks.

-
1.1. Mengubah Ukuran Kertas dan Orientasi:
Ukuran kertas dan orientasinya (potret atau lanskap) adalah fondasi dari setiap dokumen. Di Word 2016, Anda dapat mengakses pengaturan ini dengan mudah.- Buka tab Layout.
- Klik tombol Size di grup Page Setup. Pilih ukuran kertas yang Anda inginkan (misalnya, A4, Letter).
- Klik tombol Orientation di grup yang sama. Pilih Portrait (tegak) atau Landscape (mendatar).
-
1.2. Mengatur Margin:
Margin adalah area kosong di sekitar tepi halaman. Margin yang tepat membantu menjaga teks agar tidak terlalu dekat dengan tepi dan memberikan ruang visual.- Masih di tab Layout, klik tombol Margins di grup Page Setup.
- Anda dapat memilih dari pengaturan preset seperti ‘Normal’, ‘Narrow’, atau ‘Moderate’.
- Untuk pengaturan yang lebih spesifik, pilih Custom Margins. Di jendela Page Setup yang muncul, pada tab Margins, masukkan nilai yang diinginkan untuk Top, Bottom, Left, dan Right.
-
1.3. Mengubah Font dan Ukuran Font:
Font dan ukurannya sangat memengaruhi keterbacaan. Font yang terlalu kecil akan sulit dibaca, sementara font yang terlalu besar bisa memakan banyak ruang.- Pilih teks yang ingin Anda format.
- Di tab Home, di grup Font, Anda akan menemukan berbagai opsi.
- Klik panah di samping kotak Font untuk memilih jenis font yang berbeda (misalnya, Arial, Times New Roman, Calibri).
- Klik panah di samping kotak Font Size untuk memilih ukuran font. Anda juga bisa mengetikkan ukuran secara manual.
-
1.4. Mengubah Warna Font dan Efek Font:
Warna font dapat digunakan untuk menyorot informasi penting, tetapi gunakanlah dengan bijak agar tidak mengganggu.- Pilih teks yang diinginkan.
- Di tab Home, grup Font, klik ikon Font Color (huruf ‘A’ dengan garis warna di bawahnya). Pilih warna dari palet yang tersedia atau pilih ‘More Colors’ untuk opsi yang lebih luas.
- Untuk efek font seperti bold, italic, underline, atau strikethrough, gunakan tombol yang sesuai di grup Font pada tab Home.
-
1.5. Meratakan Teks (Alignment):
Perataan teks menentukan bagaimana teks diselaraskan di dalam margin.- Pilih teks yang ingin diratakan.
- Di tab Home, grup Paragraph, Anda akan menemukan empat opsi perataan:
- Align Text Left: Teks rata di sisi kiri.
- Center: Teks rata di tengah.
- Align Text Right: Teks rata di sisi kanan.
- Justify: Teks rata di kedua sisi, menciptakan tepi yang lurus di kiri dan kanan (biasanya digunakan untuk badan teks pada dokumen formal).
-
1.6. Mengatur Spasi Antar Baris dan Paragraf:
Spasi yang tepat membuat teks lebih mudah diikuti. Spasi yang terlalu rapat bisa terlihat padat, sedangkan yang terlalu renggang bisa membuat teks tersebar.- Pilih teks yang diinginkan.
- Di tab Home, grup Paragraph, klik tombol Line and Paragraph Spacing (ikon dengan panah naik turun dan garis-garis).
- Pilih dari opsi spasi yang tersedia (misalnya, 1.0, 1.15, 1.5, 2.0).
- Untuk kontrol lebih lanjut, pilih Line Spacing Options… untuk mengatur spasi sebelum dan sesudah paragraf, serta spasi antar baris secara spesifik.
Bagian 2: Memformat Paragraf dan Konten Lebih Lanjut
Setelah dasar-dasar halaman dan teks diatur, Anda dapat beralih ke pemformatan paragraf dan elemen konten lainnya.
-
2.1. Menggunakan Poin-poin (Bullets) dan Penomoran (Numbering):
Daftar poin-poin dan penomoran sangat efektif untuk menyajikan informasi dalam urutan yang jelas atau sebagai item-item yang terpisah.- Tempatkan kursor di awal setiap baris yang ingin Anda jadikan daftar, atau pilih beberapa baris teks.
- Di tab Home, grup Paragraph, klik tombol Bullets (ikon tiga titik bergaris) atau Numbering (ikon 1, 2, 3 bergaris).
- Klik panah di samping ikon untuk memilih gaya bullet atau nomor yang berbeda.
-
2.2. Mengatur Indentasi:
Indentasi digunakan untuk menjorokkan paragraf dari margin, yang sering digunakan untuk kutipan panjang atau untuk memisahkan bagian tertentu dari teks.- Pilih paragraf yang ingin Anda beri indentasi.
- Di tab Home, grup Paragraph, Anda akan menemukan tombol Increase Indent (ikon garis dengan panah ke kanan) dan Decrease Indent (ikon garis dengan panah ke kiri). Mengklik tombol ini akan menjorokkan paragraf satu tab stop setiap kali.
- Untuk kontrol yang lebih presisi, klik kanan pada paragraf, pilih Paragraph…, dan atur Indentation di bagian ‘Special’ (First line, Hanging) atau ‘Left’ dan ‘Right’ di jendela Paragraph.
-
2.3. Menggunakan Border dan Shading:
Garis tepi (border) dan pewarnaan latar (shading) dapat digunakan untuk menyorot bagian-bagian penting dari dokumen, seperti judul, kutipan, atau tabel.- Pilih teks, paragraf, atau bahkan seluruh halaman yang ingin Anda beri border atau shading.
- Di tab Home, grup Paragraph, klik tombol Borders (ikon kotak). Pilih jenis border yang diinginkan (misalnya, ‘Bottom Border’, ‘All Borders’) atau pilih Borders and Shading… untuk opsi yang lebih kaya.
- Di jendela Borders and Shading, pada tab Shading, Anda dapat memilih warna latar belakang.
-
2.4. Mengatur Gaya (Styles):
Gaya adalah kumpulan format yang dapat diterapkan ke teks dengan sekali klik. Menggunakan gaya secara konsisten adalah kunci untuk dokumen yang profesional dan mudah dikelola, terutama untuk dokumen panjang.- Di tab Home, di grup Styles, Anda akan melihat galeri gaya yang umum digunakan seperti ‘Normal’, ‘Heading 1’, ‘Heading 2’, dll.
- Pilih teks Anda, lalu klik gaya yang diinginkan dari galeri.
- Untuk melihat semua gaya yang tersedia, klik panah kecil di sudut kanan bawah grup Styles untuk membuka panel Styles.
- Menggunakan gaya judul (Heading 1, Heading 2, dst.) sangat penting jika Anda berencana membuat daftar isi otomatis.
Bagian 3: Format Tingkat Lanjut untuk Profesionalisme
Untuk memberikan sentuhan akhir yang profesional, Anda dapat memanfaatkan fitur-fitur format yang lebih canggih.
-
3.1. Membuat Daftar Isi Otomatis:
Jika Anda telah menggunakan gaya judul (Heading 1, Heading 2, dll.) secara konsisten, membuat daftar isi otomatis menjadi sangat mudah.- Tempatkan kursor di tempat Anda ingin daftar isi muncul (biasanya di awal dokumen).
- Buka tab References.
- Di grup Table of Contents, klik tombol Table of Contents.
- Pilih dari gaya daftar isi otomatis yang tersedia. Word akan secara otomatis memindai dokumen Anda dan membuat daftar isi berdasarkan gaya judul yang Anda gunakan.
-
3.2. Menggunakan Kolom:
Fitur kolom sangat berguna untuk membuat buletin, brosur, atau artikel yang menyerupai tata letak koran.- Pilih teks yang ingin Anda bagi menjadi kolom, atau tempatkan kursor di lokasi yang diinginkan.
- Buka tab Layout.
- Di grup Page Setup, klik tombol Columns.
- Pilih dari opsi preset (Two, Three, Left, Right) atau pilih More Columns… untuk mengatur jumlah kolom, spasi antar kolom, dan menambahkan garis pemisah.
-
3.3. Menambahkan Header dan Footer:
Header dan footer adalah area di bagian atas dan bawah setiap halaman yang dapat berisi nomor halaman, judul dokumen, nama file, atau informasi relevan lainnya.- Klik dua kali di area header (bagian atas halaman) atau footer (bagian bawah halaman). Ini akan membuka tab Header & Footer Tools: Design.
- Di sana, Anda dapat memasukkan nomor halaman, tanggal, atau teks kustom. Anda juga bisa menggunakan opsi seperti ‘Different First Page’ atau ‘Different Odd & Even Pages’ untuk pengaturan yang lebih spesifik.
- Klik dua kali di luar area header/footer untuk kembali ke konten utama.
-
3.4. Menyisipkan Gambar dan Mengatur Teks di Sekitarnya (Text Wrapping):
Gambar dapat memperkaya dokumen Anda, tetapi cara teks membungkusnya sangat memengaruhi tampilan.- Buka tab Insert, klik Pictures dan pilih gambar Anda.
- Setelah gambar disisipkan, pilih gambar tersebut. Tab Picture Tools: Format akan muncul.
- Di grup Arrange, klik tombol Wrap Text.
- Pilih dari opsi seperti ‘In Line with Text’, ‘Square’, ‘Tight’, ‘Through’, ‘Top and Bottom’, ‘Behind Text’, atau ‘In Front of Text’. Eksperimenlah dengan opsi ini untuk menemukan tata letak yang paling sesuai.
Kesimpulan: Latihan Adalah Kunci
Mengubah format di Microsoft Word 2016 memang membutuhkan sedikit waktu dan latihan. Mulailah dengan elemen-elemen dasar seperti ukuran kertas, margin, font, dan perataan. Kemudian, perlahan-lahan eksplorasi fitur-fitur yang lebih canggih seperti gaya, kolom, header/footer, dan pengaturan teks di sekitar gambar. Dengan mempraktikkan tips-tips di atas, Anda akan dapat mengubah dokumen Anda dari sekadar kumpulan teks menjadi karya yang terstruktur, profesional, dan mudah dinikmati oleh pembaca Anda. Ingatlah bahwa konsistensi adalah kunci; terapkan format yang sama pada elemen-elemen serupa di seluruh dokumen Anda untuk hasil terbaik.
